Posts

Showing posts from May, 2011

Galau? Ini baru GALAU!

Bad night. Ya, mood gue nggak bisa ditata ulang malam ini. Timeline twitter.com akun gue heboh, rame, padet banget. Sampe mau send tweet aja tweetdeck gue mikir dulu, kayak mensortir tweet gue yang mau dikirim ke timeline cukup berkualitas atau enggak. Kejam. Trending topic malam ini versi akun @SusiloEls adalah snmptn undangan. Senior-senior gue banyak banget yang membanggakan. Keterima di universitas negeri dengan jurusan pilihan mereka sendiri. Lebih dari sekedar faktor keberuntungan, usaha mereka tentulah berandil cukup besar. Sebelum gue lebih lanjut, gue mau ngucapin the deepest and the sincerest congratulation for my seniors who have successfully got the next part of their education story. Buat yang belum, gue tetep mau ucapkan selamat, setidaknya kakak-kakak sekalian sudah pernah berani memilih dan memutuskan. Nggak keterima itu problema klasik, secara perbandingannya 1:1 alias 50:50. Ada yang bilang,  life is a kinda game called gambling . Kurang lebih begitu deh. Jadi ya ...

A K U

Aku hilang Di tengah kerumunan orang Di antara lembutnya desah ilalang Aku tak tentu Kemana aku tuju Pun jawaban tak kutemu Aku tak terarah Dengan bunyi derak patah Memendam sejuta amarah Aku sembunyi Di dalam malam sunyi Ingin mencaci maki Tanpa sedikitpun nyali Aku mau Hilang Tak tentu arah Lalu sembunyi

Satu Langkah Dewasakan Diri

Yea you guys, udah lama nggak nulis nih. Sekarang mau bereksperimen merangkai kata demi kata lalu menjadi kalimat dan paragraf sampai pada akhirnya nanti jadi sebuah tulisan yang.......hm.....silakan kalian sendiri deh yang nilai baik atau kurang baiknya. Kali ini gue mau coba ngomongin tentang "pendewasaan". Agak berat nih, tapi tiba-tiba gue dapet inspirasi ini dari satu kalimat lirik lagu nya Last Child yang judulnya Pedih. Buat kalian yang belum denger, coba dengerin deh. Enak lagunya. Okay, get to the topic. Before I start my writing let me try to ask you something and honestly I expect some answers from my dearest blog-readers. Mungkin sebagian dari pembaca postingan ini, seumuran lah sama gue. Kelas 2 SMA mau naik kelas 3, berusia 16-17 tahun. Usia yang sangat pas sekali gue pikir untuk gue tanyakan pertanyaan ini. Dan nggak muluk gue rasa kalau gue mengharap jawaban kalian. Pertanyaannya cukup simple, menurut kalian apa sih arti pendewasaan diri? Dan gimana proses...

Puisi Ada Apa Dengan Cinta

Kulari ke hutan kemudian menyanyiku Kulari ke pantai kemudian teriakku Sepi Sepi dan sendiri aku benci Aku ingin bingar Aku mau di pasar Bosan aku dengan penat Dan enyah saja kau pekat Seperti berjelaga Jika ku sendiri Pecahkan saja gelasnya biar ramau Biar mengaduh sampai gaduh Ah...ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih Kenapa tak goyangkan saja loncengnya? Biar terdera Atau aku harus lari ke hutan Lalu belok ke pantai

PEREMPUAN

Perempuan datang atas nama cinta Bunda pergi karena cinta Digenangi air racun jingga adalah wajahmu Seperti bulan lelap tidur di hatimu Yang berdinding kelam dan kedinginan Ada apa dengannya? Meninggalkan hati untuk dicaci Lalu sekali ini aku lihat karya surga dari mata seorang hawa Ada apa dengan cinta? Tapi aku pasti akan kembali dalam satu purnama Untuk mempertanyakan kembali cintanya Bukan untuknya..bukan untuk siapa Tapi untukku... Karena aku ingin kamu Itu saja *populer dalam film Ada Apa Dengan Cinta

AKU (HANYA) MENCINTAIMU

Lagi, kau begini. Entah yang ke berapa kali selama kita kenal, selama aku menyadari bahwa aku mencintaimu. Tapi sesering itu pula lah, aku bertahan. Mencoba bersabar atas apa yang kau lakukan kepadaku bukanlah hal yang harus diperhitungkan ataupun dihargai, karena kesabaranku berfondasi kuat. Ya, cinta. ...